Header Ads

Apakah termasuk an na'i memasang bendera kematian

Tanya:
Apakah termasuk an na'i, pemasangan bendera-bendera sebagai tanda ada kematian. Atau apakah do'a-do'a yang dikirim oleh sebagian manusia kepada si mayyit, sampai kepada si mayyit dan menjadi amalan si mayyit?

Jawab:
Oleh Ustadz Askari hafizhahulloh

Disini ada dua pertanyaan, yang pertama hukum memasang bendera putih. Bendera putih, tanda menyerah, meninggal dunia diberi tanda di depan rumah biasanya, tanda putih. Yang dhahir ini termasuk an na'i yang terlarang. Maka dihindari hal yang seperti ini. Dan saya juga pernah bertanya kepada Asy Syaikh Muhammad Ghalib hafizhahullah, dan beliau mengatakan ini termasuk na'i yang terlarang. Wallahu a'lam.

Lalu apakah do'a-do'a yang dikirim oleh sebagian manusia kepada si mayyit, sampai kepada si mayyit? Iya sampai. Dan menjadi amalan si mayyit? Iya, na'am. Lalu apa manfa'at menshalati jenazah? Kalau bukan untuk mendo'akan.

"Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya." (HR. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947).

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila salah seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa’at baginya dan anak sholeh yang selalu mendo'akannya.” (HR Muslim 3084)

Yang mendo'akan kebaikan untuk orang tuanya, maka ini termasuk sampai kepada si mayyit. Apabila seorang telah dikuburkan, nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam hadits Utsman, beliau mengatakan:

اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ

"Beristighfarlah kalian untuk saudara kalian, dan mohonlah kepada Allah subhanahu wata'ala semoga Allah memberi kekokohan kepadanya, karena sesungguhnya sekarang ini dia dalam keadaan diuji, dia dalam keadaan ditanya oleh malaikat yang dikirim oleh Allah subhanahu wata'ala" (Shahih Al Ahkam 156)

Maka seorang, setelah seorang itu dimakamkan, dianjurkan mendo'akan, istighfar

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ

Semoga Allah subhanahu wata'ala mengampuni hamba tersebut.

اَللَّهُمَّ لثْبِيتِهُ

Semoga Allah subhanahu wata'ala mengokohkan dia untuk mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan di alam barzakh. Wallahu ta'ala a'lam.

Download Audio disini


Diberdayakan oleh Blogger.